Kenapa susah dapat kerja?

Susah dapat kerja

“Mbak, mengapa sih, saya susah banget dapat pekerjaan?” Pertanyaan tersebut adalah salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan kepada saya.

Hm… kasus yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda, namun secara umum, saya melihat setidaknya ada 2 faktor penentu yang menentukan cepat atau tidaknya seseorang mendapatkan pekerjaan yang ia cari:

1. Suitability

Seberapa besar kecocokan kualifikasi yang ada pada kandidat itu dengan posisi yang ia lamar

2. Availability

Seberapa besar ketersediaan kandidat itu untuk menerima term and condition yang melekat pada posisi yang ia tuju.

Contoh Term and Condition:

  • Bersedia penempatan di mana saja di seluruh Indonesia
  • Bersedia bekerja lembur
  • Bersedia bekerja shift
  • Bersedia hari sabtu masuk
  • Bersedia dipekerjakan sebagai karyawan outsourcing
  • dlsb

Semakin tinggi Suitability dan Availability yang kita miliki, semakin besar kesempatan kita untuk memperoleh pekerjaan.

Kandidat-kandidat yang memiliki skill set yang tinggi, dan tidak sedang terburu-buru mencari pekerjaan, biasanya ‘boleh’ memiliki availability yang rendah.

“Sorry bu…. Saya hanya tertarik dengan perusahaan multinational, no family business” Jawab salah satu Marketing Manager perusahaan Personal Care Product saat saya share salah satu Opening Position di perusahaan client saya.

Lalu bagaimana dengan kita yang belum punya banyak proven perform experience? Apakah kita juga ‘boleh’ setting standard yang tinggi, sehingga availability kita menjadi rendah? Boleh saja, namun kita harus sadar sepenuhnya resikonya, umumnya, kita tidak akan bisa dengan cepat memperoleh pekerjaan.

Saran saya, analisalah point-point availability kita, check mana bagian yang mandatory, dan mana yang sebenarnya hanya ‘kepengennya’ kita saja. Jika kita sedang sangat butuh pekerjaan, relakanlah untuk melepas beberapa idealisme kita, kecuali untuk hal-hal yang bertentangan dengan keimanan kita.

Gunakanlah availability yang kita miliki untuk memperoleh pengalaman dan keahlian, yang kemudian dapat mendongkrak suitability kita.

Nah, kalau Suitability dan Availability nya sudah tinggi, tapi masih tetap susah juga, harus bagaimana? Apa yang salah?

Satu lagi : (Profile) Visibility

Mudah-mudahan saja hal ini akan dibahas juga besok di acara The Future is Now: Set Your Branding

Sampai jumpa besok di Block71 Jakarta

Let’s Rock!

by Milka Santoso (Headhunter) > https://www.linkedin.com/in/milkasantoso/