CV = Iklan Diri

Bayangkan saat Anda lagi lihat iklan sebuah produk. Kalau kita merasa hal-hal tersebut cocok dengan kebutuhan, tentu kita jadi pengen beli kan?

Begitu pula dengan rekruter sebuah perusahaan saat melihat sebuah CV. Skill yang relevan dengan sebuah posisi yang dilamar akan memperbesar kemungkinan mendapatkan posisi yang diinginkan.

Biasanya ada soft skill dan hard skills yang dimasukan di CV.

Nggak hanya itu saja, kadang ditambahkan dengan interpersonal skills untuk meyakinkan pembacanya bahwa kita qualified candidate.

[Soft Skill]

Soft skill adalah kualitas diri yang digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain secara efektif dan harmonis. Dari definisi oleh Oxford Dictionary, soft skill adalah kemampuan interpersonal, kecerdasan emosional, dan sejenisnya. Soft skill biasanya didapatkan bukan dari pendidikan formal, tetapi dari pengalaman-pengalaman dalam hidup. Akan tetapi, beberapa juga bisa dilatih.

Rekruter biasanya melihat soft skill untuk menilai karakteristik seorang kandidat. Soft skill yang bisa dicantumkan di CV adalah yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar atau soft skills yang banyak dicari misalnya teamwork, collaboration, negotiation, presentation, dll.

[Hard Skill]

Hard skill adalah kemampuan khusus yang dibutuhkan untuk suatu profesi atau jenjang karier secara profesional. Jenis skill ini bisa diukur secara objektif dan dievaluasi, bisa dinilai secara numerik juga.

Contohnya, Anda akan melamar pekerjaan sebagai seorang social media specialist. Berarti, hard skill yang harus dimiliki adalah social media marketing dan analytics.

Hard skill lainnya yang mungkin dimasukkan ke dalam Resume adalah:

  • content writing
  • video editing
  • digital photography.

Selain itu, juga perlu memasukkan hard skill teknis. Skill teknis ini adalah keahlian yang dibutuhkan untuk bisa melakukan hard skill dengan optimal.

Untuk bisa menjadi social media specialist yang andal, skill teknis yang dibutuhkan salah satunya adalah bisa mengoperasikan tools-tools analytics, editing, media sosial, dan lainnya.

Gimana cara penulisannya?

  1. Jangan hanya menulis skill-nya saja, tetapi jelaskan bagaimana skill tersebut bermanfaat dalam pekerjaanmu, misalnya “Leadership and Teamwork: Leading social media team and work with Creative Dept to present campaign X between Q2 2021″
  2. Use impactful words: lead, strategize, created, managed, initiated.
  3. Relevant Keywords, sesuai posisi yg dilamar, misalnya : copywriting, social media, analytics, data management, SEO, SEM dll.

Useful? Feel free to share!

Penulis : Patricia Setyadjie > https://www.linkedin.com/company/patriciasetyadjie/


By the way, kalau perlu kursus untuk upgrade skill, bisa ke Coursera atau eTraining Indonesia. Keduanya memberi sertifikat yang recognized di dunia industri.


JADILAH LEBIH KOMPETEN

Dapatkan Sertifikat Kompetensi