Sukses itu tidak terus-menerus

Sukses itu gak terus2an.

Gagal juga gak terus2an.

Ada teman yang selalu sukses. Bisnis sukses, keluarga happy.

Dia punya prinsip yang saya pelajari, saat kita sukses, kita harus lebih rendah hati untuk siap2 jika suatu hari tidak sukses lagi.

Dan itu dijalankan oleh dia.

15 tahun masa kejayaan, sukses dalam hal bisnis. Dan selama 15 tahun dia selalu menabur kebaikan, berderma , kasih bantuan, buka lapangan pekerjaan.

Tahun lalu bisnisnya jatuh, sampai dititik nadir.

Mendadak sukses berhenti. Gagal mulai mengalir tanpa berhenti. Mulai terus2an. Nonstop. Sampai di 2021 ini.

Dan saat kegagalan muncul bertubi2, dia mulai menuai apa yang dia tabur. Banyak teman yang membantunya (meskipun teman2 yang membantu juga kesusahan di saat ini, tapi mereka membantu!), that’s very meaningful. Andaikan roda, saat berjalan turun kebawah, diperlambat lajunya. Meskipun tetap turun tapi pelan. Dalam hal ini meski tetap setengah mati dalam bisnisnya, tapi masih selalu ada celah bernafas, ada sesuatu yang bisa membuat survive karena bantuan dari teman-teman yang pernah dibantunya.

Jadi jika kita sekarang ini sukses.

Jika karier kita ini mapan.

Jika bisnis kita jaya.

Maka saat sekarang ini adalah saat harus banyak menabur kebaikan.

Karena :

SUKSES itu tidak terus2an.

GAGAL itu juga tidak terus2an.

Penulis : Ang Harry Tjahjono > https://www.linkedin.com/in/angharrytjahjono