5 Kebiasaan Para Pemimpin Hebat

1 Mereka bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan Emotional Intelligence (EI)

Mari sejenak lupakan nilai IPK atau IQ seseorang – Yang jauh lebih penting untuk dimiliki oleh seorang pemimpin dibanding sebuah nilai IPK atau sekedar IQ adalah emotional intelligence (EI) yang bisa diartikan sebagai kemampuan mengolah perasaan sendiri and mengerti perasaan orang lain.

2 Mereka tak malu mengakui kesalahan

Salah satu sifat pemimpin hebat adalah mereka yang berlapang dada mengakui kesalahan, lalu mampu mengambil pelajaran serta dapat menganalisa penyebab mengapa kesalahan tsb bisa terjadi. Pada akhirnya semua itu dilakukan dengan tujuan agar kesalahan yang sama tidak terjadi lagi di masa depan.

3 Berkomunikasi secara efektif

Para karyawan biasanya mengandalkan pemimpin untuk bisa mengerti tanggung jawab serta tugas apa yang mesti dijalankan. Jika seorang pemimpin tak dapat berkomunikasi secara efektif, tentu performance karyawan akan ikut terpengaruh gara-gara tak menerima arahan yang jelas. Semua hal itu jika dibiarkan terus-menerus tentu dapat berdampak buruk bagi perusahaan.

4 Mereka mempunyai “jurus” tersendiri saat berada dalam keadaan under pressure

Tidak semua yang direncanakan berjalan dengan lancar, pasti akan ada saatnya terjadi yang namanya kesalahan baik itu bersifat minor atau major. Seorang pemimpin yang hebat tentu sudah memiliki “jurus” tersendiri jika harus dihadapkan pada situasi tersebut. “Jurus” masing-masing pemimpin pasti tak akan sama, namun hasil yang dihasilkan tetap sama: ketenangan mereka dalam menghadapi masalah akhirnya dapat membantu penyelesaian masalah.

5 Mereka banyak berencana (dengan matang)

Pemimpin hebat pasti sudah paham terkait pentingnya perencanaan dan tak akan mempertaruhkan karir mereka dengan mengabaikan perencanaan yang baik. Tentu bukan cuma membuat rencana tanpa eksekusi, justru para pemimpin hebat pasti akan merencanakan segala sesuatu secara matang sebelum akhirnya mengeksekusi rencana tersebut. Dengan perencanaan yang matang, tentu risiko kesalahan selama eksekusi berjalan dapat diminimalisir sekecil mungkin.

Ada lagi yang mau menambahkan?

Penulis : Rafli Amanda > https://www.linkedin.com/in/rafliamanda/


By the way, kalau perlu kursus untuk upgrade skill, bisa ke Coursera atau eTraining Indonesia. Keduanya memberi sertifikat yang recognized di dunia industri.


DAPATKAN SERTIFIKAT KOMPETENSI

Perbesar Peluang Karir dan Kerja